Program Studi Manajemen UPY Berpartisipasi dalam ACAPHEI 2025 di Chengdu, Tiongkok

Program Studi Manajemen Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan internasionalisasi pendidikan melalui partisipasi pada ASEAN–China Alliance of Private Higher Education Institutions (ACAPHEI) 2025. Kegiatan internasional ini diselenggarakan pada 25–26 November 2025 di Chengdu, Republik Rakyat Tiongkok, dan diikuti oleh perguruan tinggi swasta dari kawasan Asia Tenggara (ASEAN) dan Tiongkok.

ACAPHEI (ASEAN–China Alliance of Private Higher Education Institutions) merupakan aliansi strategis yang bertujuan memperkuat kerja sama pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang pembelajaran global, riset kolaboratif, pengabdian masyarakat, serta pengembangan program internasional. Melalui ACAPHEI, mahasiswa dan dosen memperoleh kesempatan untuk terlibat langsung dalam ekosistem pendidikan tinggi internasional yang dinamis dan relevan dengan tantangan global.

Salah satu program unggulan ACAPHEI adalah Global Class dan Student Mobility, yaitu program perkuliahan lintas negara berbasis daring yang memungkinkan mahasiswa dari kampus anggota di Indonesia mengikuti mata kuliah dari universitas mitra di Tiongkok, serta sebaliknya. Selain itu, ACAPHEI juga menyelenggarakan forum tahunan internasional dan program magang internasional (International Internship) yang memberikan pengalaman akademik dan profesional berskala global.

Pada ACAPHEI 2025 di Chengdu, Program Studi Manajemen UPY diwakili oleh:

  • Rizki Febrian, mahasiswa Program Studi Manajemen, yang berpartisipasi sebagai delegasi mahasiswa dan mempresentasikan topik “Flexible Learning with Xinwei Education”, yang mengangkat inovasi pembelajaran fleksibel dalam konteks kerja sama pendidikan internasional.
  • Bapak Guruh Ghifar Zalzalah, S.E., M.Sc., dosen Program Studi Manajemen UPY, yang turut berpartisipasi sebagai perwakilan dosen dalam forum akademik internasional ACAPHEI.

Keikutsertaan mahasiswa dan dosen dalam forum ini memberikan manfaat strategis, antara lain peningkatan wawasan global, kemampuan komunikasi internasional, serta penguatan jejaring akademik lintas negara. Selain itu, mahasiswa berkesempatan memperoleh sertifikat internasional serta peluang konversi Satuan Kredit Semester (SKS) sesuai ketentuan akademik.

Partisipasi Program Studi Manajemen UPY dalam ACAPHEI 2025 menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam mencetak lulusan yang berdaya saing global, adaptif terhadap perubahan, serta memiliki kompetensi akademik dan profesional yang unggul di tingkat internasional.

Program Studi Manajemen Dukung Internasionalisasi melalui Program SEA Teacher

Program Studi Manajemen Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) turut mendukung pelaksanaan SEA Teacher (Southeast Asian Teacher Project) sebagai bagian dari komitmen internasionalisasi pembelajaran dan penguatan suasana akademik global di lingkungan perkuliahan.

SEA Teacher merupakan program pertukaran mahasiswa calon guru dari negara-negara anggota SEAMEO (Southeast Asian Ministers of Education Organization) yang bertujuan memberikan pengalaman mengajar lintas negara, memperluas wawasan pendidikan, serta memperkaya pemahaman lintas budaya di kawasan Asia Tenggara. Program ini menjadi wadah strategis dalam membangun jejaring akademik regional serta meningkatkan kompetensi global mahasiswa dan calon pendidik.

Dalam pelaksanaannya di Program Studi Manajemen, kegiatan SEA Teacher diimplementasikan melalui perkuliahan International Business yang melibatkan mahasiswa asing dan mahasiswa Program Studi Manajemen dalam satu kelas internasional. Kehadiran mahasiswa asing memberikan nuansa pembelajaran multikultural dan mendorong interaksi akademik lintas negara secara langsung.

Pada kegiatan ini, terdapat dua mahasiswa asing peserta SEA Teacher yang berasal dari Mariano Marcos State University, Filipina, yaitu:

  • Papel, Axl Monique G
  • Siano, Crislyn Grace A

Keduanya berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran bersama mahasiswa Program Studi Manajemen, khususnya dalam diskusi dan kegiatan kelas yang berkaitan dengan konteks bisnis internasional dan dinamika global.

Melalui program SEA Teacher, mahasiswa Program Studi Manajemen memperoleh pengalaman belajar yang lebih komprehensif, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga dari aspek komunikasi lintas budaya, kerja sama internasional, serta pemahaman terhadap perspektif global dalam dunia pendidikan dan bisnis.

Partisipasi Program Studi Manajemen dalam program ini mencerminkan komitmen institusi dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, berwawasan internasional, serta selaras dengan visi pengembangan lulusan yang adaptif dan berdaya saing global.

HMP Manajemen UPY Selenggarakan Achievement Motivation Training (AMT) 2025: “Growth and Resilience for Excellent”

Bantul, 25–26 Oktober 2025 — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Manajemen Universitas PGRI Yogyakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Achievement Motivation Training (AMT) bagi mahasiswa baru angkatan 2025 dengan tema “Growth and Resilience for Excellent.”
Kegiatan ini dilaksanakan di Bina Karya, Srimulyo, Piyungan, Bantul, dan diikuti oleh seluruh mahasiswa baru dengan penuh antusiasme.

Acara resmi dibuka dengan sambutan dari Ketua Panitia, Ghufron Kusumo, yang menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat dan daya juang mahasiswa baru dalam menempuh perjalanan akademiknya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Dekan III Fakultas Bisnis, Bapak Adhi Prakosa, S.E., M.Sc., yang memberikan motivasi kepada peserta untuk terus mengembangkan potensi diri baik di bidang akademik maupun organisasi.
Selanjutnya, Ketua Program Studi Manajemen, Ibu Latifah Putranti, S.E., M.Sc., dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun growth mindset dan ketangguhan mental sejak dini sebagai bekal menghadapi tantangan di dunia perkuliahan dan masa depan.

Hari Pertama: Inspirasi dan Pembelajaran dari Alumni

Pada hari pertama, kegiatan diisi oleh dua narasumber inspiratif, yaitu:

  • Agista Cahya Nirmala, alumni Manajemen UPY sekaligus penerima beasiswa LPDP, yang membawakan materi bertema “Growth Mindset: Fueling Continuous Improvement.” Ia mengajak peserta untuk terus berkembang dan tidak takut gagal dalam proses belajar.
  • Materi kedua disampaikan oleh Yanuar Luthfi Ardian Owner Yasuci Wedding and Event Organizer, seorang alumni sukses yang juga merupakan trainer profesional, dengan tema “Mastering the Craft: Technical Skill for Professional Excellence.” Materi ini memberikan wawasan mengenai pentingnya keahlian teknis dan profesionalisme dalam dunia kerja dan wirausaha.

Malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni yang menampilkan kreativitas mahasiswa baru, menciptakan suasana keakraban dan kebersamaan di antara peserta.

Hari Kedua: Outbond dan Penutupan

Pada hari kedua, para peserta mengikuti kegiatan outbond yang dirancang untuk melatih kerja sama tim, komunikasi, serta ketangguhan mental.
Kegiatan AMT 2025 ini kemudian ditutup secara resmi oleh dosen pendamping HMP Manajemen, Bapak Guruh Ghifar Zalzalah, S.E., M.Sc., yang menyampaikan apresiasi atas semangat dan partisipasi seluruh peserta serta panitia.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa baru Program Studi Manajemen UPY semakin siap menghadapi dunia perkuliahan dengan semangat growth mindset, daya tahan (resilience), dan tekad untuk meraih keunggulan di masa depan.

Prodi Manajemen Wisuda 72 Lulusan pada Periode I Tahun Akademik 2025/2026

Program Studi S1 Manajemen kembali menorehkan prestasi dengan meluluskan 72 wisudawan dan wisudawati pada Wisuda Periode I Tahun Akademik 2025/2026. Acara wisuda ini menjadi momen istimewa sekaligus wujud keberhasilan mahasiswa dalam menuntaskan perjalanan akademiknya di bangku perkuliahan.

Dalam kesempatan ini, Dendi Aam Priyatna berhasil meraih predikat Wisudawan Terbaik Prodi Manajemen dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,92. Prestasi ini menjadi bukti dedikasi, kerja keras, dan komitmen dalam menempuh pendidikan.

Ketua Prodi Manajemen menyampaikan apresiasi dan harapan agar para lulusan mampu berkontribusi secara nyata di dunia kerja maupun masyarakat. “Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari babak baru untuk berkarya, mengabdi, dan membawa nama baik almamater,” ujarnya.

Dengan jumlah lulusan yang terus bertambah setiap tahunnya, Prodi Manajemen semakin menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan global.

Orientasi Mahasiswa Baru Program Studi Sarjana Manajemen

Senin, 8 September 2025, Program Studi Manajemen menyelenggarakan kegiatan Orientasi Prodi sebagai bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa baru angkatan 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan sistem akademik, budaya, serta peluang pengembangan diri bagi mahasiswa di lingkungan Program Studi Manajemen.

Seminar “Dilema Kultural: Segara Kidul dalam Perspektif Sejarah dan Ekonomi”

Program Studi Manajemen menyelenggarakan seminar bertajuk “Dilema Kultural: Segara Kidul dalam Perspektif Sejarah dan Ekonomi” sebagai forum akademik untuk mengkaji keterkaitan budaya, sejarah, dan potensi ekonomi berbasis kearifan lokal.

Dalam seminar ini hadir dua narasumber utama. Dari sisi ekonomi dan kelautan, hadir Bapak Pramadiansyah, S.Kel., M.Sc., selaku Kepala Bidang P2HP Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul. Beliau memaparkan potensi Segara Kidul dalam konteks ekonomi perikanan, pengelolaan sumber daya, serta peluang pengembangan pariwisata bahari yang berkelanjutan.

Sementara itu, dari perspektif sejarah, seminar diisi oleh Bapak Dr. Iqbal Birsyada, M.Pd., dosen Prodi Sejarah Universitas PGRI Yogyakarta. Beliau menyoroti jejak historis dan makna kultural Segara Kidul dalam tradisi Jawa, serta dilema yang muncul ketika nilai-nilai kultural tersebut bertemu dengan perkembangan zaman dan kebutuhan ekonomi masyarakat.

Melalui seminar ini, mahasiswa dan peserta diajak memahami bahwa budaya, sejarah, dan ekonomi tidak bisa dipisahkan. Segara Kidul bukan hanya narasi mitologis, melainkan juga bagian penting dari identitas lokal dan potensi pembangunan yang perlu dijaga kelestariannya.

Acara ini diharapkan mampu memperkaya wawasan akademik, menumbuhkan kepedulian budaya, sekaligus membuka ruang dialog bagi pengembangan potensi lokal secara berkelanjutan.

ICS 2025: Program Pengabdian Masyarakat Internasional Berfokus pada Pemberdayaan UMKM dan Kolaborasi Perguruan Tinggi

Program Studi Manajemen Fakultas Bisnis dan Hukum UPY dengan bangga mengumumkan partisipasinya dalam International Community Service (ICS) 2025, sebuah program pengabdian masyarakat berskala internasional yang akan diselenggarakan pada 19–22 Mei 2025 di Bantul, Yogyakarta. Program ini dirancang untuk memfasilitasi kolaborasi antar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi serta mendukung pemberdayaan UMKM di komunitas lokal.

ICS 2025 merupakan hasil kerja sama antara Universitas PGRI Yogyakarta, Universitas Negeri Jakarta, dan Universitas PGRI Semarang, serta melibatkan 36 perguruan tinggi dari dalam dan luar negeri. Selama empat hari tiga malam, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan yang mencakup:

  • Volunteer work di komunitas dan UMKM lokal di wilayah Bantul
  • Kegiatan kolaboratif lintas budaya bersama mahasiswa internasional
  • Eksplorasi budaya dan wisata, termasuk kunjungan ke Candi Borobudur dan kota Yogyakarta

Selain memberikan kontribusi nyata dalam bidang pengabdian masyarakat, ICS 2025 juga menjadi ajang pengembangan soft skills, kepemimpinan, dan jejaring internasional bagi mahasiswa.

Adapun detail program sebagai berikut:

  • Tanggal: 19–22 Mei 2025
  • Lokasi: Bantul, Yogyakarta, Indonesia
  • Fokus: Pemberdayaan UMKM & kolaborasi antar perguruan tinggi
  • Biaya: USD 200 (sudah termasuk akomodasi, transportasi lokal, dan konsumsi)
  • Batas akhir pendaftaran: 31 Maret 2025

Program Studi Manajemen sangat mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam program ini sebagai bentuk kontribusi nyata dalam kegiatan global yang berorientasi pada pengembangan masyarakat dan UMKM.